- Back to Home »
- BAB 1 »
- A. SEJARAH INTERNET DUNIA
Posted by : Unknown
Minggu, 15 November 2015
Sejarah Internet dimulai pada tahun 60-an, ketika Levi C. Finch
dan Robert W. Taylor mulai melakukan penelitian tentang jaringan global dan masalah
interoperabilitas. Selanjutnya, beberapa program penelitian mulai dilakukan
untuk melihat mekanisme pengaitan jaringan komputer yang menggunakan saluran
fisik yang berbeda. Salah satu solusi yang muncul dari
penelitian-penelitian tersebut adalah teknik packet switching.
Pada teknik packet switching, data atau file berukuran besar yang akan dikirim
melalui jaringan komputer terlebih dahulu dipotong menjadi paket kecil-kecil
agar lebih mudah ditangani dan lebih Andal. Peneliti utama dalam pengembangan
packet switching ini adalah Donald Davies (NPL), Paul Baran (RAND Corporation),
Leonard Kleinrock dan kawan-kawan (MIT) dan UCLA Research Programs.
Pada tahun 1969, Robert Taylor yang baru dipromosikan sebagai
kepala kantor pemrosesan informasi di DARPA (Badan Riset Angkatan Bersenjata Amerika
Serikat) bermaksud mengimplementaskan ide untuk membuat sistem jaringan yang
saling terhubung. Bersama Larry Robert dari MIT, Robert Taylor memulai proyek
yang kemudian dikenal sebagai ARPANET. Sambungan pertama ARPANET terbentuk
antara University of California, Los Angeles (UCLA) dan Stanford Research
Institute (SRI) pada jam 22:30 tanggal 29 Oktober 1969. Pada tanggal 5 Desember
1969, ada dua jaringan lagI yang bergabung, yakni University of Utah dan University
of California, Santa Barbara sehingga total terdapat empat (4) simpul jaringan.
ARPANET yang
berbasis pada teknologi ALOHAnet berkembang sangat cepat. Pada
tahun 1981, jumlah simpul yang tersambung menjadi 213.
Selain jaringan untuk penelitian seperti ARPANET dan X.25, para penggemar
komputer juga mengembangkan teknik jaringan sendiri yang kemudian cukup
populer, yaitu UUCP. Masalah terbesar pada teknik ini adalah bagaimana supaya
berbagai jenis peralatan jaringan, seperti telepon, radio, kabel jaringan lokalLAN yang secara fisik sangat berbeda dapat berkomunikasi satu sama lain.
Keberagaman media fisik jaringan mendorong pengembangan tatacara komunikasi (protokol
komunikasi) yang mampumelakukan internetworking, sehingga banyak jaringan kecil
dapat saling tersambung menjadi satu menjadi jaringan komputer maha besar.